WahanaNews-Nias | Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Gunungsitoli mencatat pada Januari 2022 Kota Gunungsitoli mengalami Inflasi sebesar 0,93 persen atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,43 pada Desember 2021 menjadi 109,44.
Dilansir dari laman gunungsitolikota.bps.go.id pada Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Kota Gunungsitoli, yang dilaporkan secara abstraksi tercatat Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,92 persen.
Baca Juga:
Inflasi Tahunan Kalimantan Timur Capai 3,20 Persen pada Juni 2026, BPS Laporkan Peningkatan
Kemudian, pada kelompok transportasi sebesar 1,87 persen, kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,29 persen.
Hal ini juga terjadi pada kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 1,10 persen dan kelompok kesehatan sebesar 0,79 persen.
Lalu untuk kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,66 persen. Pada kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,34 persen.
Baca Juga:
IInflasi RI Juni 2026, Purbaya Sebut Dipicu Harga BBM dan Pangan yang Fluktuatif
Selain itu, pada kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,26 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,02 persen.
Pada Januari ini, tidak terdapat kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi.
Sementara itu, kelompok pendidikan, penyediaan makanan dan minuman atau restoran tidak mengalami perubahan indeks. [CKZ]