NIAS.WAHANANEWS.CO, Gunungsitoli - Duta Besar (Dubes) Prancis, untuk Indonesia dan Timor Leste, Fabien Penone, melakukan kunjungan ke Museum Pusaka Nias, Sabtu (18/7/2026).
Kunjungan Fabien Penone di Museum Pusakan Nias turut didampingi Sekretaris Daerah (Sekda)Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly.
Baca Juga:
Jadi Magnet Wisata Edukasi, Museum Konferensi Asia-Afrika Catat 35.000 Pengunjung Per I Semester 2026
Tiba di Museum Pusaka Nias, Fabien Penone beserta rombongan disambut hangat oleh pihak pengelola museum.
Mereka pun diajak menjelajahi dan melihat berbagai koleksi benda-benda bersejarah yang menjadi warisan budaya masyarakat Nias.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya dan peradaban masyarakat Nias kepada tamu negara.
Kepada Fabien Penone, pihak Museum Pusaka Nias menjelaskan mengenai sejarah berdirinya museum, filosofi berbagai koleksi, serta nilai-nilai budaya yang terkandung dalam setiap peninggalan, mulai dari tradisi megalitik, arsitektur rumah adat, hingga ragam artefak yang merekam perjalanan peradaban masyarakat Nias dari masa ke masa.
Baca Juga:
Jadi Magnet Wisata Edukasi, Museum Konferensi Asia-Afrika Catat 35.000 Pengunjung Per I Semester 2026
Tampak, Fabien Penone sangat kagum, tertarik dan terkesan melihat berbagai koleksi, arsitektur rumah adat, hingga ragam artefak.
Andhika Laoly mengatakan mendampingi Dubes Prancis untuk melihat secara langsung perjalanan peradaban masyarakat Nias dari masa ke masa di museum pusaka merupakan suatu kehormatan.
Melalui kunjungan ini, lanjut Andhika Laoly, diharapkan semakin memperkuat promosi potensi budaya dan pariwisata Kepulauan Nias di tingkat internasional, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang kebudayaan, pelestarian warisan sejarah, dan pengembangan sektor pariwisata.