Efendi Lase, sambung Aris, meyakini kerangka tersebut adalah ibunya dan menolak dilakukan Identifikasi lainnya.
"Dia (Efendi Lase) menyatakan jika kematian ibunya dianggap wajar mengingat usia lanjut dan kondisi kesehatan yang sudah pikun serta tidak merasa curiga adanya unsur tindak pidana," sebutnya.
Baca Juga:
SADIS! Enggal Dibunuh Pacarnya dan Dibiarkan Jadi Kerangka di Kontrakannya
Selanjutnya kerangka tersebut diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Kapolres Nias, AKBP Agung, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, pemerintah desa dan pemerintah kecamatan yang telah ikut serta serta memberi dukungan kepada Polri pada saat melakukan identifikasi kerangka. [CKZ]