Di tempat yang sama, Penyuluh Pertanian, Abadi Zebua, mengungkapkan bahwa sosialisasi tersebut dilakukan untuk kedua kalinya.
"Sebagai perpanjangan tangan Dinas Pertanian, harapan kita program Dana Desa ini bisa berhasil semaksimal mungkin, masyarakat wajib mentaati aturan main dari TPK, jangan sia-sia, karena ini biayanya lumayan besar Rp 450 juta untuk satu Desa Mondrali," harapnya.
Baca Juga:
Jadi Tersangka Korupsi Rp500 Juta, Kades dan Sekdes Tuhegeo II Ditahan Kejari Gunungsitoli
Sementara itu, Sekretaris Desa Mondrali, Harun Zebua, menghimbau agar masyarakat tidak sungkan menyampaikan keluhannya kepada Pemerintah Desa dalam pelaksanaan penanaman dan pemeliharaan Kapulaga ke depan.
"Jika ada keluhan, jangan sungkan untuk disampaikan kepada kami," ujarnya.
Dalam kesempatan kesempatan yang sama, BPD Mondrali, Angandrowa Zebua, berharap agar seluruh warga Desa yang telah tercatat sebanyak 107 kk mendapatkan jatah bantuan Kapulaga.
Baca Juga:
Gelar Musyawarah RKPDes 2026, Pemdes Muara Sibuntuon Dorong Usulan Pemulihan Pascabencana
"Tentu terlebih dahulu dilakukan survai lahan kepada masing-masing calon penerima Kapulaga, supaya real kenyataan lahannya," harap Angandrowa.
Ia mengingatkan, agar Pemdes agar lebih teliti dalam melakukan survey terhadap keadaan lahan masing-masing warga.
"Ini bertujuan ke depan agar kegiatan ini berhasil untuk peningkatan ekonomi masyarakat Desa Mondrali," pungkasnya. [CKZ]