Foto bersama dengan Kades dan warga yang terdampak longsor. [Foto: dok. Tim Andhika].
“Untuk saat ini kita hanya bisa melakukan ini, semoga dengan bantuan tali asih ini bisa sedikit meringankan buat saudara saudara kita yang di sini,” ucap Andhika dengan singkat.
Baca Juga:
Banjir dan Longsor Terjang Manado: Dua Tewas, Ribuan Warga Terdampak
Sementara itu, Kades Tetehosi Afia, Sonitehe Zega mengungkapkan, longsor di Dusun 5 Hambawa Daso, sudah sering terjadi, hal ini diperkirakan karena kondisi tanahnya yang labil dan cuaca hujan atau ekstrem.
“Ini terjadi sejak tahun 2022 hingga saat ini secara bertahap,” kata Sonitehe Zega.
Ia mengatakan, pihaknya selaku pemerintahan desa merasa prihatin kepada warga yang mengalami musibah longsor ini.
Baca Juga:
Miris, Bayi 11 Bulan Tewas Tertimbun Longsor di Kota Bogor
“Kejadian terakhir pada bulan Maret terakhir kemarin dan disusul bulan April tahun ini,” imbuhnya.
Dibeberkannya, sejak awal saat kejadian longsor pada tahun 2022, pihaknya telah menginformasikan peristiwa itu kepada pihak Dinas Sosial.
“Pada saat itu mengingat banyak kegiatan, kesibukan, mereka menyampaikan akan ditinjau dilapangan, tapi sampai saat ini dulu masih belum ada turun hanya Babinsa yang sudah pernah berkunjung ke rumah warga yang sudah hancur ini,” ketusnya.