"Terimakasih dukungan penuh dari Pemkab Nias Utara, dengan beroperasinya unit pengolahan ini, rantai pasok hasil panen petani diharapkan terserap lebih maksimal sehingga mampu mendorong ekonomi daerah yang lebih mandiri dan berdaya saing," ujarnya.
Turut hadir dalam rombongan Bupati Nias Utara di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Kepala OPD, Kabag Prokopim, Kabag Perekonomian.
Baca Juga:
Penyalaan Pelanggan Baru, PLN Dukung Pembangunan Pabrik Farmasi PT Prima Surya Meditech
Camat Lahewa, Camat afulu, Kapolsek Lahewa, Danramil 05 Lahewa, Danposal Lahewa, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Jelas III Lahewa, Kepala Unit PDAM Tirtanadi Lahewa , Plt. Kabag Umum, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, warga Desa Siheneasi, LSM dan tamu undangan lainnya.
Sekedar informasi, produk utama yang diproduksi pabrik ini adalah kelapa parut kering (Desiccated Coconut), pengolahan produk makanan dan minuman (Food and Beverage).
Adapun proses pengolahannya menggunakan mesin modern bertenaga listrik besar untuk menjaga mutu dan efesiensi produksi.
Baca Juga:
Dari Jawa Barat Banyak Pabrik Pindah ke Jawa Tengah, Ternyata Segini UMK-nya
Tahapan pengolahannya mulai dari penerimaan bahan baku yakni menerima pasokan buah kelapa segar dari petani lokal di sekitar Nias Utara.
Kemudian kupas dan pembersihan, yaitu buah kelapa dikupas dari sabut dan tempurung untuk mengambil daging kelapa putih yang bersih.
Selanjutnya pemarutan daging kelapa yang diproses menggunakan mesin parut industri hingga berukuran halus secara merata dan pengeringan hasil parutan dengan memakai mesin pengering khusus dengan pengatur suhu untuk menurunkan kadar air. Setelah itu pengemasan kelapa parut kering yang steril didinginkan lalu dikemas rapat agar siap dikirim atau diekspor. [CKZ]