WahanaNews-Nias | Sebanyak 38 peserta dipastikan telah mendaftarkan diri untuk mengikuti perlombaan dakwah atau ceramah tingkat pelajar SMA/SMK/MA sederajat se-Kepulauan Nias, dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1444 H / 2023 M.
Kegiatan perlombaan ini dilaksanakan selama dua hari terhitung mulai dari hari Jum’at tanggal 14 sampai dengan Sabtu 15 April 2023, bertempat di Masjid Baiturrahman Polres Nias.
Baca Juga:
Bupati Sergai Tekankan Pentingnya Silaturahmi dan Dakwah untuk Pembangunan Daerah
Para peserta lomba. (Foto/Ist)
Pada acara pembukaan lomba, Kapolres Nias, AKBP Luthfi, dalam sambutannya mengungkapkan gagasan lomba ini muncul karena ada kegelisahannya, di mana di awal bulan Ramadan ia mencoba keliling dari masjid ke masjid dan dari surau ke surau.
“Dari beberapa orang pengurus masjid dan jama’ah yang dijumpai, saya dapat informasi bahwa pada saat malam tidak ada pelaksanaan kegiatan ceramah di masjid ataupun surau," ungkap Luthfi.
Baca Juga:
Buletin Dakwah HTI Disita Densus 88 dari Terduga Teroris Gorontalo
Kapolres Nias, AKBP Luthfi, menyaksikan perlombaan dakwah. (Foto/Ist)
“Kemudian saya berpikir dan menyadari, mungkin Dai [Penceramah] di Kepulauan Nias ini sangat terbatas," ujarnya.
Dikatakannya, selama bulan ramadan tubuh jasmani cukup dimanjakan dengan hidangan, sajian makanan yang enak dan nikmat di mana makanan tersebut hampir tidak ada pada bulan-bulan biasa.
Menurutnya hal ini cukup tidak adil, di mana rohani jarang kita disirami dan jarang diberikan asupan melalui ceramah yang didengarkan.
"Terkadang kita mendengar ceramah itu pun hanya sekali seminggu pada hari Jum’at saja, atau ceramah melalui radio, televisi dan youtube," ujarnya.
Lalu akunya, ia berdiskusi dengan beberapa orang kerabat, untuk membicarakan dan merencanakan penggelaran lomba Dakwah / Ceramah dalam rangka memeperingati Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1444 H / 2023 M.
“Hal ini bertujuan supaya nantinya bisa menghasilkan Pendakwah atau Dai generasi penerus di Kepulauan Nias," terang Luthfi.
Luthfi berharap kegiatan lomba dakwah ini dapat menghasilkan Dai-Dai generasi penerus yang bisa menggelorakan semangat dakwah di Kepulauan Nias.
"Dan nantinya ini dapat dilakukan pembinaan baik di bawah naungan MUI maupun Kemenag Kabupaten Kota," harapnya mengakhiri.
Untuk diketahui, sebelumnya melalui media sosial resmi Polres Nias, telah memposting perihal pelombaan dakwah tersebut dengan tema Peran Generasi Muda Menciptakan Kamtibmas yang Kondusif, Menumbuhkan Generasi Muda Cinta Agama, Bangsa dan Negara, Mewujudkan Generasi Muda, Menguasai Imtak dan Imtek, dengan durasi Ceramah selama 10 Menit.
Terpantau kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua MUI Kota Gunungsitoli, Ketua MUI Kabupaten Nias, Kakankemenag Kota Gunungsitoli, Kakankemenag Kabupaten Nias, Ketua Pengadilan Agama Kota Gunungsitoli, Dewan Juri, Personel Polres Nias dan para peserta Lomba. [CKZ]