"Total golongan tarif ada 37, yang diberikan subsidi ada 25. Contohnya pelanggan rumah tangga 450 VA dan pelanggan 900 VA yang tidak mampu," ujar Eri. Eri mengatakan Kementerian ESDM selaku regulator menjaga agar penyediaan tenaga listrik dilakukan secara efisien dan menjaga keseimbangan kepentingan penyedian listrik (PLN) dan konsumen.
"Subsidi listrik diprioritaskan bagi konsumen tidak mampu, dan tarif konsumen lainnya ditetapkan sesuai keekonomiannya secara bertahap," kata Eri. Ia lalu menjelaskan mekanisme pengaduan subsidi tepat sasaran yang secara lengkap dapat dilihat di www.subsidi.djk.esdm.go.id.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Manajer PLN Area Menteng Martindar Jalu Respati dalam paparannya menyampaikan komitmen PLN untuk menjadikan Jakarta kian benderang. Jalu memperkenalkan Total Electricity Solution, sebuah layanan inovatif dari PLN untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Setidaknya ada empat layanan dalam program ini, yakni layanan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU), layanan premium keandalan listrik, layanan PowerBank, dan layanan tambah daya sementara. [SZ]