Nias.WahanaNews.co, Gunungsitoli - Postingan akun facebook @Nona Ayu Zebua mengaku merasa ditipu dan mendapat perlakuan tidak ramah saat hendak mencuci emas rantai model kendari ditanggapi pemilik toko emas Sriwijaya Indah, Ali Cut Prawira.
Ali Cut pun sangat menyesali tudingan yang dialamatkan pada usaha miliknya.
Baca Juga:
Tahun 2030 Produksi Emas Freeport Bakal Melonjak Jadi 37 Ton
Ia menegaskan tidak ada menipu dengan mengurangi berat emas atau bersikap tidak ramah seperti yang dituduhkan.
"Semua bisa dilihat, ada CCTV," kata Ali Cut kepada Nias.WahanaNews.co, Minggu (27/1/2025) malam.
Diungkapkannya bahwa Ayu Zebua datang ke toko miliknya yang beralamat di jalan Sirao nomor 60, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli pada Sabtu (25/1/2025) sekira pukul 13.00 Wib.
Baca Juga:
Mengenal Platinum, Logam Mulia 55 Kg yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat
Saat itu, Ayu Zebua datang dan hendak mencucikan emas rantai model kendari dengan berat 20,62 gram.
Terkait berat 20,4 gram yang disebutkan Ayu Zebua pada postingannya sebenarnya hanya estimasi atau perkiraan yang wajar di setiap pembersihan emas.
"Itu perkiraan kemungkinan akan susut dikarenakan pemisahan kotoran dari emas. Jadi itu baru estimasi tingkat kesusutan," jelasnya.