NIAS.WAHANANEWS.CO, Nias Utara - Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara, Yaaman Telaumbanua dituding memiliki usaha dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi dekat kuburan dan kandang babi.
Bahkan, usaha dapur MBG dari Badan Gizi Nasional (BGN) ini disebut diborong keluarganya di Kecamatan Sawo, Kecamatan Tuhemberua dan Kecamatan Sitolu'ori, sehingga tidak memberi ruang bagi masyarakat lain yang telah mendirikan dapur MBG.
Baca Juga:
Pemprov Sultra Siapkan 57 Dapur SPPG Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Tudingan ini dilontarkan akun @Tiber Waruwu di grup facebook BGN badan Gizi Nasional - Makanan BerGizi Gratis, yang diposting pada 25 Agustus 2025, pukul 14.52 Wib.
Pada postingannya, akun tersebut membuat narasi dan menyematkan foto sebuah rumah bertingkat dengan keterangan "Lokasi dapur BGN pas di samping kuburan keluarga Ketua DPRD Nias Utara".
KETUA DPRD Nias Utara menjadikan Makan gratis dari pemerintah sebagai usaha keluarganya (Memborong makanan yang dari BGN)
Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara Atas nama Yaaman Telaumbanua SE.MM memiliki Dapur Makanan Gizi Gratis Di Kec.Sawo, Kec.Tuhemberua dan Kec.Sitolu Ori, sehingga tidak memberi ruang bagi masyarakat lain yg berada disekitar Kec Sawo,Kec.Sitolu Ori, Kec Tuhemberua yg telah mendirikan Dapur MBG
Yang gila lagi Ketua DPRD Kab.Nias Utara Mendirikan Dapur di Lingkungan Kuburan Manusia dan Kandang BABI ternak Masyarakat Sekitar yg jaraknya 1-5 meter dari ruang produksi pengolahan makanan MBG tsb
Sangat sadis kelakuan Ketua DPRD Nias Utara tsb , bagaimana dengan anak masyarakat yg beragama muslim yg menikmati makanan tsb yg tidak dipungkirin terkontaminasi dgn kotoran babi yg sangat dekat dengan ruang produksi makanan tsb
Kami masyakat Nias Utara memohon kepada Bapak Kepala Badan Gizi Nasional untuk melakukan pengawasan ketat bahkan bila perlu menutup Dapur MBG yg dimiliki Ketua DPRD Nias Utara tsb karena melanggar dari Juknis yg ditentukan oleh BGN karena tdk menjaga Produk HALAL , terutama bagi anak sekolah yg beragama muslim
Dimohon kepada Pimpinan MUI turut tangan dalam pengawasan HALAL ini
Atas perhatian pihak yg berwenang kami ucapkan terima kasih.
Baca Juga:
Dukung MBG Bank Tanah Siapkan 11 Lokasi Untuk Dapur
Dikonfirmasi NIAS.WAHANANEWS.CO, Kamis (28/8/2025) sore, Ketua DPRD Nias Utara, Ya'aman Telaumbanua, membantah keras tudingan yang dialamatkan kepadanya.
Ia mengatakan bahwa tuduhan tersebut menyesatkan dan tendensius terhadap pribadi dan jabatannya sebagai Ketua DPRD Nias Utara.
Menurutnya, tuduhan tersebut tidak benar dan tidak memberikan effort yang membangun dan positif dalam mensukseskan program prioritas nasional yang dipimpin Presiden RI, Prabowo Subianto.
"Saya nyatakan bahwa atas nama Ketua DPRD dan Lembaga DPRD Nias Utara tidak memiliki dapur penyedia MBG di Nias Utara dan dimana pun di wilayah NKRI ini," tegas Yaaman Telaumbanua.
Ia mengatakan sebenarnya tidak ada larangan untuk membangun dapur MBG. bahkan pihak BGN sendiri menghimbau agar Pemda, TNI-POLRI, BUMN/BUMD, dan para pengusaha untuk turut serta berpartisipasi membangun dapur MBG dalam mempercepat dan mensukseskan program prioritas nasional ini dalam pemenuhan gizi bagi generasi emas Indonesia.
Setahunya, ada 3 dapur SPPG yang sudah beroperasi di Kabupaten Nias Utara, antara lain SPPG di Kecamatan Lotu, Pasar Lahewa dan Sawo.
Khusus di Kecamatan Sawo dilayani oleh SPPG dibawah naungan Yayasan. Sementara di Kecamatan Tuhemberua dan Kecamatan Sitoluori masih belum ada dapur MBG yang sudah beroperasi.
Ia mengungkapkan pada bulan April 2025 Pimpinan DPRD Nias Utara telah berkunjung ke Kantor BGN Pusat.
"Dan kami dapat penjelasan bahwa setiap mitra mandiri dalam bentuk Yayasan dapat membuka dapur MBG maksimal 10 titik dapur SPPG," jelasnya.
Ia pun menghimbau kepada semua pihak dan bagi yang memiliki sumber daya (kemampuan modal) untuk mendukung program MBG agar terwujud visi Indonesia Emas tahun 2045.
"Kami mendorong untuk turut serta aktif mendukung program strategis ini dengan mendirikan dapur-dapur SPPG lebih banyak lagi di Nias Utara agar sebanyak mungkin anak-anak kita segera mendapatkan bantuan MBG untuk percepatan pemenuhan gizi mereka," ujarnya.
Terpisah, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lasara Sawo, Yurisman Medianto Telaumbanua, menerangkan bahwa pemilik dapur bukan Ketua DPRD Nias Utara. Justru dapur tersebut bernaung di bawah mitra mandiri Yayasan.
Sebagian tenaga kerja dan juga Pengurus Yayasan adalah warga lokal. Menurutnya, ini sesuai dengan harapan memberdayakan tenaga kerja lokal.
"Yang mengelola dapur SPPG ini yaitu kami yang ditugaskan oleh BGN sebagai Kepala SPPG. Dan yang membangun dan menfasilitasi dapur ini oleh mitra dibawah naungan Yayasan," terang Yurisman.
Yurisman pun menampik adanya tudingan yang menyebutkan jika dapur MBG tersebut dekat kuburan dan kandang babi.
"Ada kuburan orang tua yang sudah lebih 20-30 tahun silam, dan tidak mengganggu serta jauh dari lokasi dapur berada di luar pagar",
"Di lokasi tanah pertapakan dapur tidak benar ada kandang ternak babi dan ternak apapun, dapur ini telah diverifikasi dan divalidasi oleh Tim BGN. Bahkan, ada lima orang tenaga kerja yang beragama muslim," terangnya.
Dapur SPPG ini sudah mulai beroperasi atau launching pada 20 Agustus 2025 dengan 3.329 penerima manfaat mulai dari TK/PAUD, SD, SMP, dan SMA.
"Sampai saat ini untuk sementara tidak ada kendala yang fatal, sedapat mungkin sudah dapat kami tangani. Kami berharap agar pendistribusian MBG ini tetap berjalan lancar," tambahnya. [CKZ]