Akibat postingan itu, ia dan keluarganya menjadi malu. Tidak hanya itu, instansi (Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan) tempat ia bekerja ikut tercoreng.
"Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Nias dan nitizen bahwa hal ini saya nyatakan tidak benar," tegasnya.
Baca Juga:
Bupati Eliyunus Waruwu Diserang Hoax Mahar Politik hingga Transaksi Jabatan, Pemkab Nias Barat Beri Penjelasan
Tak terima dirinya difitnah, lantas Fajariman Lase mendatangi pihak Polres Nias.
Kepada Plt. Humas Polres Nias, Aipda Motivasi Gea, Fajariman membeberkan peristiwa yang dialaminya.
Menanggapi hal tersebut, Motivasi Gea, membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan Fajariman Lase.
Baca Juga:
Jangan Panik dengan Hoaks Pemadaman Total Jawa Bali, PLN Watch Ajak Warga Dukung Kerja PLN
"Kami beritahukan kepada seluruh mitra Humas Polres Nias agar tidak menanggapi setiap postingan dan chat dari akun tersebut," ujar Motivasi Gea.
Ia mengingatkan kepada akun facebook tersebut agar tidak menyebarluaskan berita yang melanggar UU ITE dan menghimbau kepada penggiat media sosial untuk lebih berhati-hati sebelum membagikan setiap informasi. [CKZ]