WahanaNews Nias | Tanah milik mantan Jaksa Agung, Baharuddin Lopa, diduga diserobot mafia tanah di Pontianak, Kalimantan Barat.
Hal tersebut diungkapkan oleh Masyita, anaknya, di akun Twitter miliknya, Selasa (12/10/2021).
Baca Juga:
Belgia Sapu Bersih Kanada, Lolos ke Perempat Final United Cup 2026
"BPN...tolong bantu kembalikan tanah HAK orang tua kami Alm. BAHARUDDIN LOPA yg diincar dan digarong mafia2 tanah di Pontianak😥," tulisnya.
Saat dihubungi wartawan, Sita, panggilan akrabnya, mengarahkan ke kuasa hukumnya, Yayat Darmawi.
"Berita penyerobotan jg sy dapat dari tim di Pontianak, pasti bang Yayat lbh tau secara detail," ujarnya, melalui pesan singkat WhatsApp.
Baca Juga:
PEMERINTAH KABUPATEN KARAWANG — PELANTIKAN 63 PEJABAT BARU DI LINGKUNGAN PEMKAB KARAWANG AULA HUSNI HAMID, KOMPLEKS PEMERINTAH DAERAH, KARAWANG
Ketika dikonfirmasi, Yayat membenarkan hal tersebut.
"Sudah beberapa kali ahli waris bernama Masyhita Baharudin Lopa, anak dari mantan Jaksa Agung almarhum Prof Baharudin Lopa, mendatangi kota Pontianak, guna mencari tanah yang luasnya kurang lebih 4 hektare, peninggalan orang tuanya di Jalan Perdana, Kota Pontianak," kata Yayat.
Menurut Yayat, Masyhita sudah menemui pihak BPN Kota Pontianak.
"Dijelaskan oleh klien kami, sejarah awal orang tuanya almarhum Prof Baharudin Lopa membeli dan memiliki tanah di jalan Perdana. Kemudian tanah tersebut dititipkan ke salah satu (almarhum) anak buahnya di kantor Kejati Kalbar untuk dijaga dan diurus," ungkapnya.
Dari penelusuran Yayat, tanah tersebut kini telah berganti nama menjadi milik orang lain.
"Kami sudah menyurati pihak BPN Kota Pontianak, namun belum ada kejelasan," tambahnya. [non]