WahanaNews-Nias | Ketua DPR Puan Maharani bercerita tentang dirinya kala berada pada masa pemerintahan Soeharto.
Dirinya mengenang pengalamannya saat reformasi pecah pada Mei 1998, dimana ketika itu Puan baru menginjak usia 20 tahun.
Baca Juga:
Idul Adha 1447 H, Puan Tekankan Pentingnya Kepedulian dan Semangat Berbagi
Sebagai pemudi yang baru lulus kuliah, Puan turut terlibat dan menyaksikan proses pelengseran Presiden Soeharto yang telah berkuasa selama 32 tahun.
"Saat reformasi saya mengurusi dapur umum di rumah saya di Kebagusan," kata Puan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu.
Dia mengatakan setiap hari banyak orang turun ke jalan dan berada di sekitar rumahnya pada saat itu.
Baca Juga:
Wanti-Wanti Soal Penyusunan APBN 2027, Puan Soroti Efek Dolar Rp17.500
Bahkan, dia sampai tidak bisa keluar rumah karena banyaknya orang yang ingin melengserkan kekuasaan Presiden Soeharto.
"Di depan pagar rumah saya itu terjadi. Saya masih gadis muda yang tidak bisa keluar rumah," ucapnya.
Namun, karena tetap ingin berperan dalam proses reformasi itu, Puan pun memutuskan menjadi juru masak untuk menyediakan hidangan para aktivis yang lalu lalang di depan rumahnya.