NIAS.WAHANANEWS.CO, Nias Selatan - Ketua Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sumatera Utara, Irfandi, resmi melantik sekaligus menyerahkan surat keputusan (SK) Kepengurusan Forwaka Nias Selatan periode 2026–2028. Pelantikan ini digelar di Aula Kejaksaan Negeri Nias Selatan, Jalan Diponegoro, Kecamatan Telukdalam, Selasa (28/4/2026).
Irfandi dalam arahannya menegaskan bahwa Forwaka harus menjadi instrumen untuk meningkatkan profesionalisme dan kemandirian wartawan. Ia mengingatkan bahwa profesi wartawan memiliki landasan kuat melalui UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menuntut tanggung jawab besar dalam praktik jurnalistik.
Baca Juga:
Kajari Gunungsitoli Disebut Kotak-kotakan Wartawan, Forwaka Buka Suara
“Kita harus mampu berdiri sebagai wartawan profesional yang mandiri, sekaligus menjadikan organisasi ini sebagai sarana peningkatan kapasitas dan kesejahteraan anggota,” kata Irfandi.
Menurutnya, upaya penguatan organisasi harus dilakukan secara legal dan tidak bertentangan dengan kode etik jurnalistik maupun peraturan perundang-undangan.
"Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, dapat dilakukan sepanjang tidak mengganggu independensi pers," ujarnya.
Baca Juga:
Safari Ramadhan, Forwaka Sumut Santuni Anak Yatim Piatu
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi melalui program seperti Uji Kompetensi Wartawan (UKW), serta perlunya mendorong pemerataan sertifikasi bagi wartawan dan perusahaan pers di daerah.
“Sinergi yang telah terbangun antara Forwaka di Gunungsitoli dan Nias Selatan harus terus diperkuat. Dukungan dari institusi kejaksaan menjadi modal penting dalam membangun organisasi yang profesional dan berintegritas,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kajari Nias Selatan, Edmond Novvery Purba, mengingatkan pentingnya menjadikan organisasi Forwaka sebagai wadah yang produktif dan berintegritas. Ia berharap insan pers tetap berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dalam menjalankan tugas.
“Gunakan forum ini sebagai sarana untuk membangun relasi, meningkatkan kapasitas, dan menjaga profesionalisme. Yang utama adalah komitmen terhadap kode etik dan integritas dalam setiap karya jurnalistik,” harapnya.
Selain itu, Edmond berpesan agar insan pers dalam melaksanakan profesinya dengan sikap tulus dan kerja keras.
"Ketulusan dan kerja keras menjadi kunci dalam mencapai keberhasilan, baik dalam profesi jurnalis maupun aparatur penegak hukum," tambahnya.
Sementara, Ketua Forwaka Nias Selatan yang baru dilantik, Budi H. Gowasa, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Forwaka Sumatera Utara yang telah meluangkan waktu untuk melaksanakan pelantikan secara langsung.
“Kehadiran Ketua dan jajaran Forwaka Sumut menjadi kehormatan bagi kami. Ini menjadi penyemangat untuk membangun organisasi yang solid dan profesional di Nias Selatan,” kata Budi.
Tak luput, Budi menyampaikan terima kasih kepada Kajari Nias Selatan atas dukungan, bimbingan, dan kesediaan menjadi pembina Forwaka. Ia mengatakan dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam terbentuknya Forwaka di daerah.
Apresiasi serupa juga disampaikan kepada pihak-pihak yang berperan dalam proses pembentukan organisasi, termasuk jajaran internal kejaksaan yang turut mendorong lahirnya Forwaka Nias Selatan.
Adapun susunan Kepengurusan yang dilantik yakni Budi H. Gowasa sebagai Ketua, Wilson Loi sebagai Sekretaris dan Arisman Zalukhu sebagai Bendahara. Kemudian Harpendik M. Waruwu sebagai Wakil Ketua I dan Marinus Wau sebagai Wakil Ketua II.
Adapun komposisi bidang meliputi Sadari Halawa sebagai Ketua Bidang Kaderisasi, Keanggotaan dan Antar Lembaga; Superman Wau sebagai Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi.
Selanjutnya Sito’olo Duha sebagai Ketua Bidang Investigasi Reporting; Disiplin Luahambowo, SH sebagai Ketua Bidang Hukum dan Advokasi; serta Yakobo Duha sebagai Ketua Bidang Olahraga, Pemuda dan Kebudayaan.
Pelantikan ini turut dihadiri Kasi Intel Kejari Nias Selatan, Alex Bill Mando Daeli, Sekretaris dan Bendahara beserta Pengurus Forwaka Sumut. Tidak hanya itu, sejumlah pengurus Forwaka Gunungsitoli yang sehari sebelumnya dilantik pada Senin (27/4/2026) juga tampak hadir sebagai bentuk dukungan dan konsolidasi organisasi di wilayah Kepulauan Nias. [CKZ]