NIAS.WAHANANEWS.CO, Gunungsitoli - Pelindo Regional 1 Gunungsitoli optimis targetkan arus bongkar dan muat kargo truk lossing yang menyeberang melalui kapal RoRo tahun 2026 meningkat.
Manajemen memprediksi akan ada peningkatan bertumbuh signifikan dari realisasi tahun 2025.
Baca Juga:
Perbaikan Dermaga di Pelabuhan Angin Gunungsitoli Dikebut Pelindo, Ditargetkan Rampung Agustus Ini
'Arus bongkaran kargo yang diangkut menggunakan truk lossing atau ekspedisi melalui kapal RoRo selama periode Januari sampai dengan Desember 2025 mencapai 36.077 ton/m3," kata Administrator Umum Pelindo Regional 1 Gunungsitoli, Ellingkari Hulu, melalui pesan singkat, Senin (6/4/2026) sore
Sedangkan, lanjut Ellingkari mengatakan arus muatan balik rata-rata berupa hasil kebun rakyat mencapai 33.009 ton/m3.
"Selama arus bongkar muat pada triwulan I Tahun 2025 yang lalu tercatat sebesar 17.751 ton/m3, sedangkan pada triwulan I tahun 2026 sudah mencapai 20.248 ton/m3 atau tumbuh sebesar 87,6 persen," paparnya.
Baca Juga:
Tingkatkan Kualitas Pelayanan di Pelabuhan Gunungsitoli, Pelindo akan Rehab Berat Dermaga Beton
Ia pun optimis target tahun 2026 arus bongkar atau muat barang mencapai 75.000 ton/m3.
"Dengan pertumbuhan kurang lebih 94,6 persen jika dibandingkan realisasi tahun 2025 lalu," sebut Ellingkari.
Pertumbuhan muatan kargo yang semakin meningkat melalui Pelabuhan Gunungsitoli tidak lepas dari meningkatnya muatan dari kedatangan kapal RoRo berupa kebutuhan pokok sandang dan pangan yang dominan dipasok dari daratan Sumatera.
Sementara muatan balik berupa hasil kebun rakyat seperti pisang, kelapa, kopra, karet, dan coklat juga terpantau meningkat dari pelosok daerah.
Ia juga mengatakan bahwa pentingnya penanganan kendaraan truk ekspedisi angkutan barang yang Over Dimension dan Over Load (ODOL).
"Kami telah mensosialisasikan sejak bulan Juni tahun yang lalu agar pemilik dan pengemudi kendaraan angkutan barang tidak mengangkut muatan berlebihan dengan ukuran bak kendaraan melebihi dimensi yang semestinya," katanya.
Pelindo Gunungsitoli berharap kesadaran para pemilik dan pengemudi kendaraan angkutan barang dapat meningkat demi menjaga keselamatan pengemudi, keselamatan pengguna jalan, dan dampak kerusakan infrastruktur jalan seiring meningkatnya pertumbuhan arus muatan barang melalui Pelabuhan Pelindo Gunungsitoli. [CKZ]