Ia berharap kepada mantan Inspektur Daerah Kabupaten Nias itu dapat segera menyesuaikan diri dengan kondisi dan lingkungan kerja yang baru di Pemerintah Kota Gunungsitoli.
Dia mengatakan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota, Martinus Lase, memiliki Visi Misi "Gunungsitoli HEBAT". Mereka menginginkan Kota Gunungsitoli sebagai salah satu daerah yang berada di bagian barat provinsi Sumatera Utara memiliki pemerintahan pemerintahan yang baik pengelolaan keuangan, diakui dan mewujudkan birokrasi berintegritas.
Baca Juga:
KPK Bongkar Dugaan Aliran Rp1,3 Miliar ke Wali Kota Madiun
"Itu keinginan kami, maka mulai hari ini saudara harus mampu mengakselerasi program-program strategis tersebut," ujarnya.
Ia juga meminta kepada Andhika P. Laoly agar bisa mewujudkan pembinaan ASN, birokrasi yang berjalan dengan baik di lingkungan Pemko Gunungsitoli dan menjadi role model dalam penerapan disiplin ASN.
"Kita punya harapan bagaimana pemerintah Kota Gunungsitoli ini menjalankan sesuai dengan harapan masyarakat, pelayanan publik yang semakin baik, pelaksanaan pemerintahan yang lebih transparan, bagaimana kita wujudkan",
Baca Juga:
Skema Dugaan Pemerasan di Balik CSR Pemkot Madiun: Izin Keluar, Uang Masuk
"Kita disatukan dalam sebuah tim kerja, tidak ada kerja individu, semua kerja," ujarnya.
Tidak hanya itu, Sowa'a Laoli juga mengingatkan agar Andhika P. Laoly bisa cepat beradaptasi merangkul perangkat daerah, berkerja bersama-sama menyesuaikan dengan Visi Misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.
"Hari ini dengan ruang fiskal yang sangat terbatas maka kita harus bisa bergerak cepat bagaimana menggali potensi-potensi PAD yang selama ini masih belum tercapai maksimal",