WahanaNews-Nias | Malang nian nasib Maslina Lombu Alias Ina Tiar, 48, warga Desa Lau'ri Lauri, Kecamatan Sogae'adu, Kabupaten Nias, ditemukan tidak bernyawa di sebuah sumur tidak jauh dari belakang rumahnya.
Saat ditemukan, kondisi korban dalam keadaan telungkup, kaku pada tangan diduga sebagai kaku yang menandakan seseorang tenggelam, tanda tanda pembusukan.
Baca Juga:
Guru Honorer SMK di Nias Utara Dipolisikan, Diduga Cabuli Anak Tetangganya yang Masih Siswi SD
Kemudian bola mata sebelah kanan keluar yang diduga disebabkan oleh pembusukan pada otot mata dan hidung mengeluarkan cairan berwarna merah yang diduga merupakan cairan pembusukan serta perut kembung.
Hal ini diungkapkan Kapolres Nias, AKBP Luthfi melalui Plh. Kasi Humas Polres Nias, Aipda Restu Gulo, dihubungi Nias.WahanaNews.co, Kamis (1/9) sore.
"Diperkirakan kejadian pada hari Selasa (30/8), lalu pada hari ini, Kamis (1/9), korban ditemukan sekira pukul 09.00 Wib," kata Restu.
Baca Juga:
Diduga Tenggak Racun Serangga, Ibu 4 Anak di Gunungsitoli Tewas
Restu menjelaskan kronologi penemuan mayat korban bermula dari kecurigaan para tetangga (saksi) yang melihat lampu di rumah korban selama 2 hari selalu menyala.
Menurut keterangan para saksi, korban Ina Tiar tinggal sebatang kara di rumahnya dan memiliki gangguan jiwa sejak suaminya meninggal akibat kecelakaan pada bulan Maret 2022, korban sendiri pernah kecelakaan tunggal pada bulan April 2022.
"Para saksi kemudian mulai khawatir lalu memberitahukan kepada perangkat desa setempat dan perangkat untuk mencari Ina Tiar (korban)," ujarnya.
Kemudian, para saksi mencari korban mulai dari rumah, dan hingga sampai ditemukan di belakang rumah milik korban.
"Di situ korban ditemukan tepatnya di sumur dengan dalam keadaan terlungkup dan mengambang di atas air," ungkap Restu.
Setelah itu, para saksi memberitahukan kepada perangkat Desa Lau'ri dan selanjutnya oleh perangkat desa setempat melaporkan kejadian ini kepada Personel Polsek Gido.
Restu mengatakan, atas adanya informasi tersebut, petugas Polsek Gido bersama dengan dokter dan petugas medis dari Puskemas Sogaeadu sekira pukul 10.15 Wib mendatangi TKP dan seterusnya melakukan penyelidikan berupa olah TKP dan wawancarai saksi saksi, serta mencari barang bukti disekitar TKP.
"Setelah itu terhadap korban kemudian dilakukan pemeriksaan VER mayat (Ver Luar) oleh Dokter Puskemas Sogaeadu," jelas Restu.
Dari hasil pemeriksaan dokter, Restu mengungkapkan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban serta berdasarkan ciri yang ditemukan pada mayat Korban.
"Korban meninggal dunia karena tenggelam dengan perkiraan waktu kejadian antara 2 sampai dengan 3 hari sebelum ditemukan," terangnya.
Lanjut dia memberitahukan, oleh pihak keluarga juga menyatakan untuk tidak dilakukan pemeriksaan otopsi, hal ini dikarenakan menerima kematian korban bukan akibat perbuatan orang lain.
"Korban sudah kita diserahkan kepada keluarganya untuk seterusnya dikebumikan," pungkas Restu.
Sebelumnya diberitakan, Desa Lauri Kecamatan Sogaeadu, Kabupaten Nias dihebohkan dengan penemuan sosok mayat perempuan dalam keadaan telungkup mengapung di sebuah sumur, Kamis (1/9) sekira pukul 09.00 Wib.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Nias.WahanaNews.co, wanita ini merupakan seorang janda dan memiliki penyakit gangguannya jiwa, suaminya meninggal akibat kecelakaan pada bulan Maret 2022, sejak itu ia hidup sebatang kara.
Diketahui korban bernama Maslina Lombu Alias Ina Tiar, 48, warga Desa Lau'ri Lauri kec. Sogae'adu, Kabupaten Nias. [CKZ]