Sebelumnya, Pertamina pernah menaikkan harga BBM nonsubsidi pada12 Februari 2022 lalu, menyusul operator lain yang sudah lebih dahulu menyesuaikan harga BBM di tengah naiknya harga minyak mentah dunia.
Irto menilai, kendati ada kenaikan, harga BBM Pertamina masih lebih kompetitif ketimbang operator lainnya yang sudah terlebih dahulu menaikkan harga produk BBM-nya.
Baca Juga:
Putaran I Pertamax Turbo Drag Fest 2025 Segera Digelar di Yogyakarta
Ia menambahkan, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex merupakan BBM untuk golongan masyarakat mampu yang porsinya hanya 3 persen dari total konsumsi BBM nasional.
Harga Pertamax dan Pertalite Tak Naik
Baca Juga:
Pertamina Sumbagut Beri 2.500 Liter Dexlite Harian untuk Penanggulangan Bencana Sumbar
Sementara, untuk BBM jenis Pertamax dan Pertalite yang lebih banyak digunakan masyarakat, tidak mengalami kenaikan harga.
"Harga BBM Pertamax dan Pertalite tidak ada perubahan," kata dia.
Adapun kenaikan harga BBM non subsidi beragam di masing-masing wilayah atau provinsi, yakni berkisar Rp 500 - Rp 1.100 per liter.