NIAS.WAHANANEWS.CO, Gunungsitoli - Suasana religius pada acara Tepung Tawar Keberangkatan Jamaah Haji Kota Gunungsitoli Tahun 1447 H/2026 M yang berlangsung di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jumat (17/4/2026), terasa sangat kental mana kala Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli, menitipkan pesan mendalam kepada para calon jamaah haji kiranya mendoakan Pemerintah Kota Gunungsitoli di Tanah Suci Makkah.
"Mohon didoakan, agar kami diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemampuan dalam menjalankan amanah memimpin Kota Gunungsitoli menuju kondisi yang sejahtera, tenteram, aman, dan damai," ucap Sowa'a Laoli.
Baca Juga:
Kasus Korupsi Haji Anggota, Komisi III Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka
Foto bersama dengan para calon jamaah haji. [WAHANANEWS/Ist]
Mengawali sambutannya, Sowa'a Laoli mengatakan bahwa ritual tepung tawar bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki makna mendalam sebagai wujud doa, harapan, dan dukungan bagi lima calon jamaah haji agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci Makkah.
Ia juga berpesan agar para calon jamaah untuk menjaga kesehatan, serta menyucikan hati dan pikiran agar dapat beribadah dengan khusyuk.
Baca Juga:
BPKN RI: Sistem Antrean Haji Saat Ini Rugikan Konsumen, Perlu Reformasi Cepat
"Harapan kami kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta menjadi teladan di tengah keluarga dan masyarakat," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Sowa'a Laoli menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Kota Gunungsitoli ke-348 pada 8 April 2026 menjadi refleksi bahwa masih banyak hal yang perlu dibenahi di berbagai sektor, seiring dengan tantangan yang semakin kompleks ke depan.
"Karena itu diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat melalui kolaborasi bersama dalam mendukung seluruh program dan kebijakan pembangunan demi mewujudkan Gunungsitoli yang hebat," ujarnya.