Selain itu, korban juga diketahui mengidap penyakit asam lambung dan menunjukkan tanda-tanda depresi dalam beberapa waktu terakhir.
Atas kejadian ini, pihak keluarga menolak dilakukannya otopsi, dan jenazah korban telah diserahkan untuk selanjutnya dimakamkan.
Baca Juga:
WN Rusia Ditemukan Tewas di Bali, Surat Singgung Perang dan Putin
“Dari informasi keluarga, korban memang mengalami gangguan psikologis dan penyakit asam lambung yang bisa memicu stres,” katanya.
Atas peristiwa ini, Aman P Harefa menghimbau kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental anggota keluarga, sehingga kejadian serupa tidak terjadi di kemudian hari.
"Jika ditemukan ada anggota keluarga yang memiliki tanda-tanda gangguan psikologis, disarankan agar segera mencari bantuan medis atau konsultasi agar tragedi serupa tidak terulang," tambahnya. [CKZ]