Selain itu, korban juga diketahui mengidap penyakit asam lambung dan menunjukkan tanda-tanda depresi dalam beberapa waktu terakhir.
Atas kejadian ini, pihak keluarga menolak dilakukannya otopsi, dan jenazah korban telah diserahkan untuk selanjutnya dimakamkan.
Baca Juga:
Perang Rusia-Ukraina, Kim Jong Un Puji Aksi Bunuh Diri Tentara Korut
“Dari informasi keluarga, korban memang mengalami gangguan psikologis dan penyakit asam lambung yang bisa memicu stres,” katanya.
Atas peristiwa ini, Aman P Harefa menghimbau kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental anggota keluarga, sehingga kejadian serupa tidak terjadi di kemudian hari.
"Jika ditemukan ada anggota keluarga yang memiliki tanda-tanda gangguan psikologis, disarankan agar segera mencari bantuan medis atau konsultasi agar tragedi serupa tidak terulang," tambahnya. [CKZ]