"Dijelaskan oleh klien kami, sejarah awal orang tuanya almarhum Prof Baharudin Lopa membeli dan memiliki tanah di jalan Perdana. Kemudian tanah tersebut dititipkan ke salah satu (almarhum) anak buahnya di kantor Kejati Kalbar untuk dijaga dan diurus," ungkapnya.
Dari penelusuran Yayat, tanah tersebut kini telah berganti nama menjadi milik orang lain.
Baca Juga:
Belgia Sapu Bersih Kanada, Lolos ke Perempat Final United Cup 2026
"Kami sudah menyurati pihak BPN Kota Pontianak, namun belum ada kejelasan," tambahnya. [non]