Tambah dia, pada saat melihat ke belakang, di sana ada orang yang sedang bertengkar mulut dengan mereka (aris dan korban).
"Saya pun balik ke belakang mendekati mereka, saat itu saya dengar Aris berkata kepada mereka "kami membeli ikan bang", lalu saat itu saya melihat mereka saling dorong, dan saat saya berusaha melerai mereka bersama dengan abang ku (korban), tiba-tiba ada seseorang melempar abang saya ke laut," bebernya.
Baca Juga:
Penyidik Polres Situbondo Lakukan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Desa Klatakan 2024
Sambung dia, Melihat itu, ia pun berusaha meminta tolong kepada warga yang ada disitu, karena sepengetahuannya koban tidak bisa berenang.
"Saya mau menolongnya tidak bisa, karena saya juga tidak bisa berenang, saya berusaha meminta tolong kepada orang-orang yang ada disitu untuk membantu abang saya sambil berteriak "tolong kalian bantu..! Dia tidak bisa berenang..!" serunya.
"Tapi, tidak ada satu pun orang yang ada di situ mau membantu," katanya dengan nada sedih.
Baca Juga:
Praktisi Hukum Asal Nias Apresiasi KY Pecat Tiga Hakim yang Vonis Bebas Ronald Tannur
Tao'ozisokhi Gulo mengungkapkan, jika Polres Nias telah menangani kasus ini.
“Barusan saya diambil keterangan di Sat Reskrim Polres Nias,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Beredar video cek-cok antar sekelompok pemuda di Pelabuhan Sirombu, Sabtu (9/4/2022). Video yang berdurasi 1 menit 20 detik, tampak seorang pemuda dilempar ke laut.