Ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi hoaks terkait kasus ini.
"Kami harapkan masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebanaran. Sekali lagi kami mohon dukungan dan informasi dari masyarakat," ucapnya.
Baca Juga:
Geger Penemuan Mayat Siswi SMK di Nias Utara, Diduga Korban Pembunuhan
Otopsi
Sebelumnya, Polres Nias terus mendalami kasus ini dengan menghadirkan Tim Spesialis Forensik RS Bhayangkara Polda Sumatera Utara untuk melakukan otopsi terhadap jenazah di RSUD M. Thomson Nias pada Minggu (17/05/2026).
"Tapi hasil otopsinya tidak bisa kami sampaikan secara terinci, karena masih dalam penyelidikan atau penyidikan," kata Soni Zalukhu, dihubungi pada Selasa (19/5/2026) malam.
Baca Juga:
Polisi Kasus pembunuhan di Bekasi, Motif Utang Piutang
Namun, lanjut Soni Zalukhu, ada beberapa kejanggalan saat mayat ditemukan.
"Korban menggunakan pakaian seragam sekolah SMK, di kepala ada benturan benda keras, dan kedua lengan lebam, sedangkan pada alat kelamin ada kelainan," ungkapnya.
Otopsi dilaksanakan oleh tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Utara yang terdiri dari dr. Ismurizal, Sp.F., M.H., Wagianto, S.Kep., Ners dan Jalal.