Para dewan juri ini menilai kemampuan para finalis dalam menyampaikan gagasan, wawasan mengenai keamanan digital, kemampuan komunikasi, serta komitmen mereka sebagai calon Duta Cyber Safety.
Sebagai informasi, dari hasil penilaian dewan juri, juara I berhasil diraih Kayleen Kezia Telaumbanua, disusul Sabda Karunia Zai sebagai Juara II, dan Kezya Alethea Zebua sebagai Juara III. Sedangkan Yanuar Blessing Telaumbanua sebagai Juara Favorit.
Baca Juga:
Kasus Daycare Jogja, Anak-anak Terindikasi Gangguan Tumbuh Kembang
Keempatnya akan mengemban amanah sebagai Duta Cyber Safety Kota Gunungsitoli Tahun 2026 dan bertugas melaksanakan sosialisasi serta edukasi ke sekolah-sekolah sebagai pelopor literasi digital.
Melalui peran tersebut, mereka diharapkan mampu meningkatkan kesadaran anak dan remaja mengenai pentingnya keamanan digital (cyber safety), penggunaan internet secara bijak, serta pencegahan terhadap berbagai bentuk kejahatan siber yang mengancam generasi muda.
Melalui program ini, sambung Wilser, Pemko Gunungsitoli berkomitmen untuk terus memperkuat perlindungan anak di era digital melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Baca Juga:
Bocah 12 Tahun Tewas Tersambar Petir Saat Main Bola di Bogor
"Diharapkan Duta Cyber Safety yang telah terpilih mampu menjadi inspirasi dan penggerak lahirnya generasi muda yang cerdas bermedia digital, tangguh menghadapi tantangan dunia maya, serta menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan ruang digital yang aman, inklusif, dan ramah anak di Kota Gunungsitoli," harapnya. [CKZ]