NIAS.WAHANANEWS.CO, Gunungsitoli - Ketua Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sumatera Utara resmi melantik Kepengurusan Forwaka Gunungsitoli periode 2026-2028. Pelantikan ini dilaksanakan di hotel Nias Palace, Gunungsitoli, Senin (27/4/2026) pagi.
Atas terlaksananya pelantikan ini, Irfandi mengungkapkan rasa bangga telah terbentuk Forwaka Gunungsitoli yang langsung berkenan dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli.
Baca Juga:
Lantik 16 Penjabat Kades, Wali Kota Gunungsitoli: Jadilah Motor Penggerak Pembangunan di Tingkat Desa
"Kepada teman-teman Forwaka Gunungsitoli jadilah Jurnalis yang profesional, Kami dari Forwaka Sumatera Utara hari ini merasa bangga atas peran serta dari Bapak Kajari Gunungsitoli beserta jajaran terhadap pelantikan, semoga ke depannya tetap berkesinambungan sinergitas ini," kata Irfandi.
Sementara Ketua Forwaka Gunungsitoli yang baru saja dilantik, Bothaniman J. Telaumbanua, menyampaikan terimakasih kepada Forwaka Sumatera Utara dan Kajari Gunungsitoli sehingga proses pelantikan ini berjalan sesuai perencanaan.
Botaniman mengatakan bahwa pelantikan ini merupakan sebuah amanah besar bagi dirinya secara pribadi dan seluruh jajaran pengurus yang baru saja dikukuhkan.
Baca Juga:
Safari Ramadhan, Forwaka Sumut Santuni Anak Yatim Piatu
"Kami menyadari bahwa tanggung jawab ini bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan bentuk pengabdian untuk memperkuat peran pers dalam mengawal penegakan hukum yang adil dan transparan," tuturnya.
Menurutnya, profesionallitas dari seorang jurnalis merupakan hal yang wajib dijunjung tinggi. Ia mengamati jika selama ini seringkali berita hoaks menyamar seolah-olah sebagai kebenaran, sehingga peran pers diuji untuk memverifikasi sebuah kebenaran yang terjadi sebelum mempublikasi.
"Momentum pelantikan ini harus kita jadikan sebagai titik tolak untuk meningkatkan profesionalisme," ujarnya.
Dia pun mengajak seluruh Pengurus dan Anggota Forwaka Gunungsitoli untuk selalu menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dalam setiap peliputan sebagaimana diamanatkan dalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.
Sebagai jurnalis yang bertugas di pos Kejaksaan, integritas adalah harga mati. Kita harus mampu membedakan mana kepentingan publik dan mana yang bersifat opini subjektif",
"Ke depan, tantangan kita akan semakin kompleks. Arus informasi di era digital bergerak sangat cepat, di mana berita bohong (hoax) sering kali menyamar menjadi kebenaran. Di sinilah peran Forwaka diuji, kita harus menjadi garda terdepan dalam memverifikasi data dan fakta agar informasi yang sampai ke masyarakat adalah informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan," harapnya.
Di tempat yang sama, Kajari Gunungsitoli, Firman Halawa, sekaligus sebagai Pembina Forwaka Gunungsitoli, dalam arahan dan bimbingannya mengucapkan selamat dan sukses atas terlaksanannya pelantikan pengurus Forwaka Gunungsitoli.
Dibalik itu, Firman Halawa juga mengharapkan agar seluruh pengurus Forwaka Gunungsitoli tetap menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Dia mengatakan bahwa pelantikan ini merupakan moment bersejarah karena pertama kali terbentuk di Gunungsitoli.
"Saya menekankan kepada teman-teman Forwaka tetap junjung tinggi profesionallitas dan subjektifitas ketentuan pers, kritik silahkan tapi hendaknya konstruktif, tidak subjektif semata," imbuhnya.
Ia memastikan pihaknya akan terus menjalin sinergitas dan kolaborasi dengan pers.
"Sebagai wujud nyata kami hadir hari ini membutuktikan bahwa kami siap bersinergi," ujarnya.
Selain itu, ia juga berpesan kepada seluruh Pengurus Forwaka agar membangun komunikasi yang baik kepada wartawan lain, bahkan silahkan membuka diri untuk informasi-informasi luar selain dari Kejaksaan.
"Meski pun ini namanya Forwaka, Saya mendorong kepada teman-teman untuk membangun komunikasi dan silahkan membuka diri juga dengan informasi dari luar," imbaunya.
Sementara Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kepulauan Nias, Suarman Telaumbanua, sekaligus sebagai salah seorang Pengurus Forwaka Gunungsitoli menyampaikan bahwa dengan pelantikan ini menjadi awal yang baru bagi kemajuan insan pers.
Suarman berharap ke depannya SMSI dengan Forwaka dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam setiap kegiatan.
"SMSI siap mendukung dan berkolaborasi dengan Forwaka," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelantikan, Sabarman Zalukhu, dalam laporannya memaparkan pembentukan Forwaka Gunungsitoli dimulai dari mandat yang diterima pada 21 Januari 2026, selanjutnya pada 27 Januari 2026 oleh Forwaka Sumatera Utara menerbitkan Surat Keputusan.
Usai SK diterima, Kepengurusan Forwaka Gunungsitoli melaksanakan audiensi kepada Kajari Gunungsitoli. Audiensi tersebut menjadi bagian penting dalam mematangkan pelaksanaan pelantikan.
Penjadwalan kegiatan pelantikan sempat mengalami penyesuaian karena bertepatan dengan bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, hingga akhirnya disepakati digelar pada akhir April.
“Pelaksanaan pelantikan ini tidak terlepas dari dukungan penuh Bapak Kajari Gunungsitoli beserta jajaran. Sinergi ini menjadi fondasi awal yang kuat bagi perjalanan Forwaka ke depan,” ujarnya.
Ia menerangkan, personalia kepengurusan sebanyak 19 orang. Dari je-19 orang itu terdiri berbagai media.
"Diperkirakan jumlah media yang tergabung bisa mencapai 30, karena ada setiap Pengurus meng-handke 2 sampai 4 media. Dengan ini harapkan mampu berperan sebagai corong informasi yang kredibel, khususnya dalam menyampaikan perkembangan penegakan hukum kepada publik secara akurat dan berimbang," tambahnya.
Acara pelantikan ini turut diwarnai atraksi dengan penampilan tari budaya Nias dari sanggar Universitas Nias. Sekaligus pengalungan bunga dan penyematan baju adat Nias kepada ketua Forwaka Sumut, Irfandy, Sekjen, T. Andri dan Bendahara, Awaluddin Lubis.
Pada momen itu, Ketua Forwaka Gunungsitoli, Botaniman J. Telaumbanua menyematkan rompi kehormatan Forwaka kepada Kajari Gunungsitoli, Firman Halawa.
Usai pelantikan, Forwaka Gunungsitoli melaksanakan penyantunan tali asih kepada anak-anak Panti Faomasi Zoaya. Penyantunan ini diserahkan oleh Kajari Gunungsitoli, Pengurus Forwaka Sumatera Utara dan Pengurus Forwaka Gunungsitoli.
Hadir pada pelantikan itu, seluruh pengurus Forwaka Gunungsitoli yang dilantik, Pengurus Forwaka Sumatera Utara, para Kepala Seksi dan jajaran di Kejari Gunungsitoli serta undangan lainnya. [CKZ]