"Oleh karena itu, BUMD diharapkan dapat menjadi solusi alternatif untuk mendorong kemandirian ekonomi daerah," ujarnya.
Dengan keterbatasan fiskal saat ini, lanjut Eliyunus Waruwu, BUMD dapat menjadi salah satu motor penggerak peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca Juga:
Kejati Jatim Sita Rp47,28 Miliar dan 421.046 Dolar AS Kasus Korupsi Pelabuhan
"Jalankan perusahaan daerah ini dengan inovasi dan efisiensi, sehingga mampu memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Nias Barat,” tambahnya.
Hadir pada pelantikan tersebut, Pj. Sekda Nias Barat, para Asisten, Kepala Dinas, Kasat, Kaban, Penjabat administrator, rohaniawan, serta ASN lainnya. [CKZ]