“Tanaman jagung habis rusak semuanya,” katanya.
Terpisah, Mantan Kepala Desa Ononamolo Tumula, Yanueli Zalukhu alias Ama Alta memberitahukan bahwa banjir sudah mulai sejak pukul 02.00 Wib dini hari.
Baca Juga:
Tanggapi Aspirasi FWR DAS Rawalumbu, Komisi II Bakal Lakukan Hal Ini
“Sekitar subuh pukul 04.00 Wib, ada beberapa warga yang pindah tempat ke rumah warga yang ada di dataran yang lebih tinggi,” bebernya.
Ia mengungkapkan, terdapat tiga dusun di Desa ononamolo Tumula yang mengalami terdampak banjir.
“Yang lebih parah adalah Dusun 2 dan Dusun 3,” katanya.
Baca Juga:
BPBD Sulawesi Tengah Laporkan 875 KK Terdampak Banjir di Morowali Utara
Ditambahkannya, selain menggenangi rumah-rumah warga, banjir ini juga turut merendam beberapa fasilitas umum yakni SD Ononamolo Tumula , SMPN 3 Alasa , PAUD, BUMDES, Balai Pelatihan Masyarakat Desa Ononamolo Tumula dan Gereja yaitu Gereja GNKPI dan Gereja GNKP.
“Di SMPN 3 Alasa banjir masuk ke dalam ruangan kelas dengan ketinggian sekitar 30-50 cm,” katanya.
Dikatakannya, hingga saat ini ini belum ada bantuan yang diterima oleh warga, baik dari Pemerintah Kabupaten Nias Utara maupun dari pihak lain.