NIAS.WAHANANEWS.CO, Nias Utara - Momen pilu ketika Jemaat Resort 28 BNKP Salo'o melakukan doa bersama pada Minggu (31/5/2026) siang, sekira pukul 12.3 Wib, di lokasi penemuan mayat seorang siswi SMK Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, AZ (17).
Saat memanjatkan doa, suasana berubah hening, sejumlah jemaat menitikkan air mata. Orang tua AZ (korban) yang ikut pada doa bersama itu juga tak kuasa menahan air matanya.
Baca Juga:
Polres Nias Tuai Apresiasi Kasus Pembunuhan Siswi SMK di Nias Utara Naik ke Penyidikan
Doa bersama ini diinisiasi Pendeta Irwan Zalukhu bersama Ketua BPMJ, Emanuel Zebua, Ketua Panitia Pembangunan Bazatulo Zebua.
Seluruh warga jemaat Resort 28 BNKP Salo'o yang berjumlah 200 orang ikut dalam doa bersama ini.
"Ini sebagai bentuk kepedulian dengan memohon pertolongan Tuhan agar diberi kekuatan, kesehatan yang baik dan ketabahan untuk keluarga korban," kata Emanuel Zebua, Senin (1/6/2026) siang.
Baca Juga:
Polisi Terus Dalami Kasus Pembunuhan Siswi SMK di Nias Utara, Sudah 22 Saksi Diperiksa
Emanuel Zebua juga mengatakan doa bersama ini dilakukan agar arwah almarhum tenang di alam sana, dan juga untuk memohon Roh Kudus menuntun pihak kepolisian dalam melakukan penyelidikan sehingga kasus ini bisa terungkap.
"Semoga dengan kekuatan doa, mampu menyentuh hati para saksi-saksi untuk mengatakan kebenaran dan pelaku bisa menyerahkan diri," harapnya.
Emanuel Zebua mengatakan AZ adalah warga Desa Hilina'a yang merupakan Anggota Komisi Pemuda Jemaat BNKP Salo'o yang sangat aktif dalam kegiatan gerejawi.