Beberapa informasi yang dihimpun melalui survei ini, di antaranya latar belakang dan karakteristik responden, penggunaan konsumsi tembakau, penggunaan rokok elektronik, upaya penghentian merokok, paparan asap rokok, aspek ekonomi, peran media, serta pemahaman sikap dan persepsi masyarakat terhadap konsumsi tembakau.
Berdasarkan data GATS ini, Endang berharap dapat membantu pemerintah Indonesia mengevaluasi dan menyusun perencanaan kebijakan pengendalian konsumsi tembakau. Terutama untuk melindungi kesehatan masyarakat terutama generasi muda dari bahaya bahan adiktif yang ada pada rokok.
Baca Juga:
Pencuri Rokok Dalam Mobil Box Ditangkap Sat Reskrim Polres Sibolga
Selain itu, GATS juga akan membantu negara-negara memenuhi kewajiban sesuai Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) dari WHO. [rin/CKZ]