"Kemudian staf itu bersama rekan-rekannya mendobrak pintu dan menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa," ujarnya.
Setelah pihak Polres Nias menerima informasi atas peristiwa itu, personel piket yang dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal), Ipda Gunawan Lase, langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Baca Juga:
52 CPNS Kemenpora Resmi Jadi PNS, Sesmenpora Tekankan Integritas dan Dedikasi
Selanjutnya, petugas segera melakukan pemeriksaan di lokasi dan membawa jenazah korban ke RSUD dr. Thomsen untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal akibat penyakit hipertensi yang dideritanya," sebut Motivasi Gea.
Terkait peristiwa ini, Motivasi Gea mengatakan petugas telah mengamankan barang-barang milik korban dan memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Baca Juga:
Tahap Akhir! CPNS Raja Ampat Formasi 2024 Segera Ditetapkan Jadi PNS
"Saat ini jenazah korban berada di kamar jenazah RSUD dr. Thomsen Nias," ujarnya.
Motivasi Gea menambahkan bahwa pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas kejadian ini dan menyatakan tidak bersedia untuk dilakukan pemeriksaan otopsi.
"Kita telah mengembalikan barang-barang milik korban kepada pihak keluarga, dan jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga," kata Motivasi Gea. [CKZ]