NIAS.WAHANANEWS.CO, Gunungsitoli - Polres Nias membeberkan perkembangan terbaru penanganan kasus pembunuhan warga desa Hilina'a, siswi SMK Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara.
Dalam proses pengungkapan kasus ini, tim penyidik Sat Reskrim Polres Nias telah bekerja secara maksimal dan terstruktur.
Baca Juga:
Uluran Tangan Yasatulo Lase untuk Keluarga Siswi SMK Korban Pembunuhan, Berikan Tali Asih
"Sejauh ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap sebanyak 53 orang saksi, termasuk pemeriksaan terhadap saksi ahli dari dokter forensik yang melaksanakan proses autopsi terhadap jenazah korban," kata Kapolres Nias, AKBP Agung, didampingi Waka Polres Nias, Kompol S.K. Harefa, Kasat Reskrim, AKP Sonifati Zalukhu, Kasat Intelkam, AKP Narson Waruwu, serta Plt. Kasi Propam, Ipda Listono, Senin (22/6/2026).
Lebih jauh, Agung menerangkan bahwa penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan menerapkan metode Scientific Crime Investigation, didukung dengan pemeriksaan tes DNA serta pengumpulan berbagai alat bukti berbasis teknologi.
"Kita juga telah melakukan koordinasi dengan instansi yang membidangi keuangan dan transaksi elektronik, guna mendapatkan petunjuk tambahan yang dapat mendukung jalannya proses hukum," ungkapnya.
Baca Juga:
Momen Pilu, Jemaat BNKP Salo'o Menangis saat Doa Bersama di Lokasi Pembunuhan Siswi SMK
Sebagian barang bukti telah dikirimkan ke Laboratorium Forensik (Labfor) Medan untuk diuji lebih lanjut, dan saat ini pihak penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim ahli tersebut.
Barang bukti yang ditangani meliputi memori kartu kamera CCTV yang telah diamankan sejak awal penyelidikan, serta mengamankan alat perangkatnya untuk melengkapi data.
Kemudian sejumlah ponsel yang diperoleh dari hasil pengembangan dan pemeriksaan lanjutan saksi, dikirimkan ke Labfor Medan untuk dianalisis.