"Sudah kami cek mama, ada cacing di dalam," kata salah seorang anak.
Mendengar itu, Varianita pun kesal. Ia mendesak agar anak-anak yang keracunan mengkonsumsi MBG itu segera dibawa ke rumah sakit.
Baca Juga:
Menkeu Purbaya Avaluasi Anggaran MBG, Pagu Anggaran Rp335 Triliun Tahun 2026
"Segera kalian bawa ke rumah sakit, mati anakku dengan MBG ini sama kalian," hardiknya.
Ia mengatakan, para siswa sesak napas. "Apa makanan MBG ini sama kalian, jangan kalian buat susah anak kami, apa makanan gratis ini sama kalian, kenapa ada cacing," ketusnya.
Diperlihatkan, dalam video itu sejumlah siswa sebagian diangkut ke mobil yang ada di dekat sekolah tersebut.
Baca Juga:
Guru Besar UMY Ingatkan Anggaran MBG Bukan Bagian dari Pendidikan
Dikonfirmasi kepada Kasek SD Nomor 071027 Onozitoli Sawo, Anueli Telaumbanua, membenarkan adanya kejadian puluhan siswa mengalami sakit perut dan sesak nafas usai mengkonsumsi MBG.
"Kejadiannya hari ini sekitar pukul 09.30 Wib. Kita tidak bisa pastikan (keracunan_red), tapi setelah konsumsi susu perut mereka sakit," katanya.
Ia menyebutkan yang menyalurkan MBG di sekolahnya SPPG Lasara Sawo bernaung di bawah Yayasan Sahabat Erya Sejati.