"Akibatnya kayu terbakar sehingga api yang menyala membakar wajah korban," sebutnya.
Lebih jauh, Yadsen menuturkan awal kejadian itu bermula sekira pukul 18.30 Wib, pada saat itu korban pulang ke rumah.
Baca Juga:
Fakta Baru, Ini Percakapan Juwita dengan Sahabatnya Sebelum Dihabisi Oknum TNI AL
"Ia [korban] meminta pelaku untuk memasak makanan di rumah karena korban dalam keadaan capek pulang kerja," terang Yadsen.
Namun, pelaku menolak dan tidak mau mendengar perintah dari korban, sehingga korban berulang-ulang meminta pelaku untuk memasak makanan.
"Karena pelaku tidak mau memasak makanan yang disuruh oleh korban, kemudian korban memarahinya",
Baca Juga:
Pembunuhan Jurnalis Banjarbaru, Kuasa Hukum Sebut Korban Dieksekusi dalam Mobil
"Pelaku tidak terima dimarahi, kemudian pelaku mengambil sebatang kayu dan memukulkan ke kepala korban, itulah awal kejadiannya," jelas Yadsen.
Diberitahukannya, korban dan pelaku selama ini tinggal satu rumah, hubungan korban dengan pelaku adalah anak kandungnya.
Sambung Yadsen memberitahukan, korban telah di bawa ke RSUD dr. Thomsem Nias untuk keperluan Visum Et Repertum (VER), sedangkan terhadap pelaku sudah diamankan Polsek Tuhemberua untuk selanjutnya menjalani pemeriksaaan.