WahanaNews-Nias | Kepolisian Resor (Polres) Nias Selatan mengungkapkan ada beberapa orang saksi yang dicurigai terkait kasus pembunuhan terhadap AN, 50, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), warga Desa Togizita, Kecamatan Hilimegai, Kabupaten Nias Selatan, ditemukan tewas di kebun, Sabtu (10/9) sore, sekira pukul 19.00 Wib.
"Penyidik ada mencurigai beberapa orang terhadap saksi," kata Kasat Reskrim Polres Nias Selatan, AKP Freddy Siagian, dalam video yang diterima nias.wahananews.co, Kamis (15/9) siang.
Baca Juga:
Hasil Rontgen Bocah di Nias Selatan Disebut Bawaan Lahir, Polisi Bilang Begini
lebih lanjut Freddy Siagian menjelaskan bahwa penyidik sudah melakukan interogasi terhadap beberapa saksi dan telah mendatangi TKP beberapa kali.
"Adapun saksi yang sudah diperiksa hingga saat ini ada 17 orang, namun sampai saat ini penyidik masih belum bisa menentukan siapa yang menjadi pelakunya," ujarnya.
Ia mengatakan terkiat kasus ini penyidik menghadapi beberapa kendala, meskipun demikian ia memastikan penyidik akan terus bekerja keras untuk melakukan pengungkapan.
Baca Juga:
Kisah Pilu Bocah di Nias Selatan Disiksa hingga Patah Kaki, Saat Ditemukan Jalan Merangkak
"Ada beberapa kendala antara lain tidak ada satu saksi pun yang melihat kejadian pembunuhan itu, kemudian medan yang dilalui untuk ke TKP cukup sulit," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, kepolisian Resor (Polres) Nias Selatan telah memeriksa sebanyak 16 saksi terkait kasus pembunuhan terhadap AN, 50, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), warga Desa Togizita, Kecamatan Hilimegai, Kabupaten Nias Selatan, ditemukan tewas di kebun, Sabtu (10/9) sore, sekira pukul 19.00 Wib.
“Saat ini kasus tersebut sedang ditangani dan dalam proses penyelidikan, oleh penyidik sudah memeriksa saksi sebanyak 16 orang,” ungkap Kapolres Nias Selatan, AKBP Reinhard H. Nainggolan, melalui BA Subbag Humas Bripda Aydi Mashur, dihubungi nias.wahananews.co, Selasa (13/9) sore. [CKZ]