Kemudian, secara khusus untuk angkutan sembako, BBM dan ambulans akan diberi ruang untuk bisa lewat selama satu jam.
“Dari pukul 00.00 Wib-01.00 Wib malam dan siang hari pukul 12.00 Wib-13.00 Wib,” terangnya.
Baca Juga:
Angin Kencang, Longsor, hingga Banjir Bandang Dominasi Bencana di Awal Februari
Menurutnya, penyebab utama bencana longsor di jalan Km. 27 Desa Honogoa ini karena kondisi tanah yang labil dan bergerak.
“Setia bulan bergerak terus tanahnya,” katanya.
Oleh karena itu, Yasowanolo Waruru mengharapkan perhatian khusus Pemerintah dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara.
Baca Juga:
Capai 30.000 Meter Persegi, Lubang Raksasa Aceh Tengah Kian Menganga
“Kami harapkan perhatian khusus dalam menangani, menyikapi dan mengkoordinasikan terkait jalan longsor ini,” pungkasnya. [CKZ]