Ia mengungkapkan, hal inilah yang mendasari topik penelitiannya mengenai “Analisis Hubungan Implementasi Three-Dimensional Science Animation dan Kemampuan Spasial untuk Rekonstruksi Konsep IPA: Studi Pendidikan Berbasis Gender".
Dikatakannya, peserta didik hidup dalam ruang multidimensi sepanjang waktu. Oleh karena itu, kemampuan spasial sangat penting untuk kelangsungan hidup dan perkembangan individu.
Baca Juga:
100 Mahasiswa FST UNIAS Dimagangkan, Plt. Rektor: Jaga Citra dan Nama Baik
"Namun, laki-laki dan perempuan menunjukkan perbedaan gender dalam kemampuan ini terutama dalam penggunaan multimedia pembelajaran," terangnya.
Lebih lanjut ia memaparkan, bukti empiris mengenai dampak jenis multimedia (statis 2D dan animasi 3D) terhadap hasil pembelajaran tidak selalu konsisten.
Oleh karena itu, penelitiannya ini menjawab studi komparasi dengan menguji efek gender dan multimedia belajar terhadap hasil belajar dengan mengontrol kemampuan spasial.
Baca Juga:
Asah Kompetensi, UNIAS Terjunkan 581 Mahasiswa FKIP ke Berbagai Sekolah
"Hasil yang didapatkan ini dapat menjadi referensi bagi calon pendidik di Nias maupun nasional untuk lebih memfasilitasi peserta didik baik dengan gender berbeda dalam tingkat kemampuan spasial melalui beragama multimedia," sebutnya.
Atas prestasi yang membanggakan ini, Yayasan Perguruan Tinggi Nias, Pimpinan UNIAS memberikan apresiasi dan terus mendorong para dosen UNIAS untuk terus meningkatkan kualitas dirinya serta menjadi pembuktian bagi UNIAS untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul. [CKZ]