Atas terselenggaranya kegiatan ini, Sowa'a Laoli, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT Gereja AMIN. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik dan tertib.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat.
Baca Juga:
30 Tahun Museum Pusaka Nias, Walkot Gunungsitoli Ajak Generasi Muda Belajar Memahami Budaya
“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia HUT Gereja AMIN atas dedikasi dan kerja kerasnya. Saya berharap semangat seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Mari kita terus berbuat baik, terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang membangun,” ucapnya.
Sowa'a Laoli berharap Gereja AMIN terus berkembang menjadi lembaga yang tangguh dan mandiri, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sosial kemasyarakatan.
“Semoga Gereja AMIN semakin tangguh dan mandiri, serta terus menjadi berkat bagi banyak orang. Kebersamaan yang kita rasakan hari ini jangan kita lupakan, tetapi terus kita pelihara sebagai kekuatan untuk membangun Kota Gunungsitoli yang lebih baik,” harapnya.
Baca Juga:
HUT Museum Pusaka Nias, Wabup Sozisokhi Hia: Warisan bagi Generasi Berikutnya
Kegiatan ATM Run 8K ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-80 Gereja AMIN sekaligus mendorong pola hidup sehat serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat Kota Gunungsitoli.
Lebih serunya, pada kegiatan ini para peserta mendapatkan berbagai fasilitas, antara lain jersey, medali, goodie bag, serta nomor peserta (bib number), E-Sertifikat, serta hadiah kejuaraan.
Acara berlangsung meriah dan lancar, diikuti para peserta dengan rute lari mengelilingi sejumlah ruas jalan utama di Kota Gunungsitoli, serta tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.