Korban menggunakan pakaian seragam sekolah SMK dengan rok tersingkap ke atas.
Di lokasi, petugas juga menemukan barang-barang milik korban berupa tas dan sepatu. Sedangkan di tubuh korban sendiri ada benturan benda keras di bagian kepala dan kedua lengannya lebam. Sementara kejanggalan lainnya pada alat kelamin korban ada kelainan.
Baca Juga:
Geger Penemuan Mayat Siswi SMK di Nias Utara, Diduga Korban Pembunuhan
Pihak Polres Nias, untuk mengungkap kasus ini telah melakukan serangkaian langkah. Dimulai dari cek TKP, dilanjutkan dengan menghadirkan Tim Spesialis Forensik RS Bhayangkara Polda Sumatera Utara untuk melakukan otopsi terhadap jenazah di RSUD M. Thomson Nias pada Minggu (17/05/2026).
Kemudian belasan saksi juga sudah diambil keterangan. Bahkan ada yang diperiksa berulang-ulang karena masih belum terbuka, ragu dan takut untuk memberikan keterangan.
Hambatan
Baca Juga:
Viral Siswi SMK di Garut Histeris usai Rambut Digunting Guru BK
Polres Nias sendiri membeberkan sejumlah hambatan yang ditemui dalam pengungkapan kasus ini.
Selain para saksi yang telah dimintai keterangannya, Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat mayat ditemukan sudah sempat rusak karena dikerumuni warga.
Rusaknya TKP menjadi salah satu hambatan yang mana kondisi tersebut menghilangkan atau mengubah bukti dan jejak forensik sehingga menyulitkan Penyidik dalam melakukan proses pengungkapan serta rekonstruksi kronologi kejadian.