"Saya berharap Penyidik tidak memberi celah sedikit pun kepada pelaku, segera digulung," ujarnya.
Menurut dia, pelaku yang telah merenggut nyawa dan menumpahkan darah suci seorang siswi yang sedang meniti masa depan secara keji di perkebunan Desa Hilina'a harus menerima ganjarannya.
Baca Juga:
Pembunuh Siswi SMK di Nias Utara Masih Berkeliaran, Keluarga Korban Takut Pulang ke Rumah
"Hukum tidak boleh impoten, dengan kapasitas Polres Nias yang presisi, kami sangat percaya dalam hitungan hari topeng pelaku akan dipreteli dan diseret ke hadapan meja hijau untuk menerima hukuman paling berat. Fiat Justitia Ruat Caelum, tegakkan keadilan walau langit runtuh!" tegasnya.
Risman pun menghimbau kepada masyarakat sekitar jika ada mengetahui pergerakan yang mencurigakan di sekitar TKP untuk segera melapor ke pihak Kepolisian.
"Mari kita percayakan penanganan kasus ini sepenuhnya berada di bawah kendali penuh tim Penyidik Satreskrim Polres Nias guna pengungkapan tuntas secara ilmiah (scientific crime investigation)," tambahnya.
Baca Juga:
Beri Apresiasi ke Polres Nias, Tomas ATM Optimis Kasus Pembunuhan Siswi SMK Segera Terungkap
Sebelumnya, hingga saat ini 22 saksi telah diperiksa dan dimintai keterangan.
"Kita telah melakukan upaya-upaya penyelidikan. Dan beberapa hari yang lalu kita yakin kalau itu adalah sebuah peristiwa pidana dan sudah kita naikan ke tahap penyidikan," kata Kasat Reskrim Polres Nias, AKP Soni Zalukhu, Sabtu (30/5/2026) malam.
Saat ini, kata Soni Zalukhu, pihaknya sedang mendalami motif dan mencari tahu siapa pelakunya.