Selain itu, lanjut Itamari, menurut informasi yang didapat, AW adalah calon anggota BPD dan sebentar lagi akan dilantik.
"AW adalah termasuk salah seorang calon BPD yang menang saat pencalonan terakhir ini di desanya," bebernya.
Baca Juga:
Ayah Korban Bongkar Ancaman usai Laporkan Kiai Ponpes Pati, Pengacara Sebut Ditawari Rp400 Juta
Korban Sering Numpang Mandi di Rumah AW
Dalam keseharian YN (korban) kata Itamari Lase, YN sering menumpang mandi di rumah AW, hal ini dikarenakan keluarga YN tidak memiliki kamar mandi sendiri dan jarak rumah antara keluarga YN dengan AW diperkirakan kurang lebih 15 meter.
"Setiap hari YN (korban) sering mandi di sumur dekat rumah AW tepatnya belakang rumah karena mereka memang tidak punya kamar mandi sendiri," sebut Itamari.
Baca Juga:
Tangis Pecah di Rohil, Balita 4 Tahun Tewas Setelah Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual
"Kamar mandi tersebut selama ini hanya dibuat dengan darurat saja dan menggunakan terpal sebagai dinding kamar mandi," katanya.
Saat ini, kata Itamari, kamar mandi tersebut tidak lagi digunakan sebagai tempat mandi karena telah dibuka.
"Kamar mandi itu dibuka tidak lama setelah SN ditahan, dan hal ini diduga dilakukan oleh AW," tukasnya.