Ia membeberkan, pelaku ternyata berprofesi sebagai Satpam di kantor Adira Finance yang berada tepat di sebelah toko milik korban.
“Pelaku sudah cukup lama bekerja sebagai Satpam, dan kantor itu juga baru tahun kemarin berdiri di situ,” jelasnya.
Baca Juga:
Ada Cairan Putih dan Luka di Kemaluan Jurnalis Kalsel, Keluarga Minta Diusut
Pelaku Matikan Listrik sehingga CCTV Tidak Aktif
Sebelum melakukan aksinya, lanjut Luthfi, pelaku sudah mempersiapkan parang untuk menghabisi korban.
Agar aksinya tidak diketahui, pelaku sempat mematikan listrik di kantornya sehingga CCTV pada saat itu tidak aktif.
Baca Juga:
Fakta Baru, Ini Percakapan Juwita dengan Sahabatnya Sebelum Dihabisi Oknum TNI AL
Motif Pembunuhan
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan seperti uang kertas Rp 306.000, uang Malaysia sebanyak RM 86, dan pakaian yang digunakan pelaku, serta barang bukti lainnya.
“Uang ini kebetulan diambil dari laci di TKP, karena ada bekas-bekas darah kemudian dibungkus dengan menggunakan serbet,” terang Luthfi.